Lampu Pemercepat Laju

100_0868s1LAMPU TIDAK SELALU MENERANGI

Banyak sudah pelanggaran yang terjadi di silang jalan, perempatan atau pertigaan dan tidak jarang memakan korban, bahkan nyawa melayang. Apa gerangan sebabnya? Disiplin itu masalah basi, kini tuduhan mengerucut kepada lampu lalu lintas. Banyak lampu lalu lintas yang padam, atau hanya berkedip kuning-kuning, padahal kehadiran lampu itu vital, tanpanya kita tidak tahu siapa yang akan menggelinding lewat samping kanan atau kiri dan kapan lewatnya, salah menentukan timing melintas, salah-salah kendaraan Anda bisa peyot tertabrak.

Belakangan masalah bertambah lagi, di beberapa titik persimpangan di samping lampu lalu lintas biasa terpasang lampu indikator yang menunjukkan sisa waktu lampu yang sedang bekerja, misalkan angka 45 berwarna hijau, ini berarti lampu hijau masih akan menyala selama 45 detik, begitu seterusnya, menghitung mundur sampai berganti warna dan siklus pun berlanjut. Lama waktu lampu merah dan lampu hijau bervariasi menyesuaikan keadaan, berbeda saat pagi dan siang, tergantung jam berangkat dan pulang.

Sejatinya, penghitung mundur itu dimaksudkan agar pengendara bisa mengira-ngira kapan melaju dan kapan berhenti, memberi ruang gerak bagi para pejalan kaki, namun yang terjadi malah sebaliknya. Pengemudi seolah kesetanan, belum rampung lampu kuning berganti hijau klakson sudah menyalak, barisan bagian depan sudah menginjak gas, seolah-olah di setiap pengendara kendaraan itu bersemayam jiwa pembalap yang berlomba untuk tidak menyia-nyiakan start.

Saran saya, ada baiknya bukan lampu yang semestinya berada di sirkuitĀ  itu dipasang, lebih baik diganti oleh yang lebih bermanfaat, lampu penyeberangan misalnya. Di beberapa tempat saya pernah melihat lampu ini, namun kondisinya sudah jauh dari layak, tombol dan kabelnya pergi entah kemana, menyisakan onggokan besi berdiri dengan lampu yang kacanya pecah, memprihatinkan. Kasihan para anak sekolah dan pelancong dari mana entah, mereka harus menyiapkan nyali ekstra setiap ingin menyeberang jalan, padahal tidak semua tempat menyediakan jembatan penyeberangan.

_____

gambar diambil dari sini.

Kamis, 20 Agustus 09

4 responses to Lampu Pemercepat Laju

  1. neng®atna said:

    iyah, masala sekitar kita memang perlu diberi perjatian lebih. kmaren saya di jkt liat timng itu, baru sampe angka 3 udah pada jalan. huahuahua!! mau nangis rasanya >,<

    _____
    di Bandung apa juga demikian?
    tongki.

  2. bangsari said:

    mangsalahnya, orang jakarta itu memang susah diatur kok.

    _____
    termasuk pendatangnya, ya?
    tongki.

  3. nothing said:

    yang bagus ya lampu hitung mundur juga dipasang, dan ditempat lain juga dipasang lampu penerangan
    :p

    _____
    bagusnya memang begitu :D
    tongki.

  4. Oca said:

    Wah bener banget tuh. Di sini juga gitu, bahkan kira-kira 1-2 detik sebelum hijau kendaraan udah pada nyelonong*kebanyakan motor sih yang gitu*. Makasih udah mampir, linknya udah ditempel silahkan diliat.salam hangat.
    Ke Jakarta sih pingin banget, tapi mana berani Ca pergi sendiri. Ntar nyasar

    _____
    kan ada bloger-bloger jakarta yang baik hati ;)
    tongki.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>