Tembok Rasa

Honey pie you are making me crazy
I’m in love but I’m lazy
So won’t you please come home.

Oh honey pie my position is tragic
Come and show me the magic
of your Hollywood song.

Hati laki-laki itu seketika menjadi lebam dihantam lirik lagu Honey Pie dari The Beatles, hatinya tertohok lantas terjerembab. Dia mengingat rentet peristiwa yang dialaminya tiga tahun ke belakang, mencuri idam kepada seseorang wanita rupawan.

Satu yang tidak pernah lelaki lupa, sang wanita pernah menolak rasa, berusaha menghindar, dan terus hidup dengan dunianya, menolak menjadi bagian tembok raksasa. Dulu pernah tembok sang pria goyah, terombang-ambing untuk kemudian runtuh. Bukan karena diterjang trilyunan gajah, namun hanya dielus setitik resah.

Lalu alkisah sang lelaki berhasil membangun temboknya lagi dengan pondasi yang gagah, kemudian berdiri tembok baru yang lebih megah yang dirajut dengan bata-bata cinta dan dibangun dengan watak sabar dan setia. Bagai Tembok Cina yang perkasa, perasaan pada perempuan rupawan  tetap tegar pada tempatnya, biar sudah dihumbalang oleh badai yang silih berganti datang. Malah kini lebih tegar dengan jaminan anti goyah, katanya.

Namun apa mau dikata sekarang tembok itu kembali dicoba, digoyang-goyang sampai batanya berhamburan.

Hanya karena dua bait lirik lagu.

Rabu, 14 Oktober 09

4 responses to Tembok Rasa

  1. benazio said:

    wih blog yang ini serius .. hahahaha

    HAH lo anak 47 gue baru sadar .. lupa huahuauha

    _____
    iya kak… *sungkem*
    tongki.

  2. ruangsisa said:

    kekuatan sebuah lagu bisa menghaburkan tumpukan bata…

  3. Pedje said:

    Menarik. Kita tukeran link, ya. Blog saya: http://dibuangsayangamat.blogspot.com/. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>